Berita7 — GARUT – Seorang siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kabupaten Garut berinisial SJ, yang berusia 14 tahun, dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di sebuah bak penampungan air milik desa. Kejadian tragis ini berlangsung di Kampung Cibolang, Desa Cidatar, Kecamatan Cisurupan, Garut, saat korban sedang berenang bersama teman-temannya.
Menurut keterangan Kasi Humas Polres Garut, Ipda Susilo Adi, peristiwa ini bermula ketika korban dan rekan-rekannya yang duduk di bangku kelas 8 dan 9 sedang mengikuti kegiatan pendampingan untuk acara penjelajahan sekolah di Kecamatan Cigedug. Acara tersebut diketahui telah selesai dilaksanakan.
“Kejadiannya terjadi setelah acara penjelajahan berlangsung. Saat itu, setelah selesai kegiatan tadabur alam, para pelajar kemudian berenang,” ungkap Adi, Jumat (17/7/2026).
Setelah rangkaian kegiatan penjelajahan sekolah selesai, sejumlah pelajar laki-laki yang bukan merupakan peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) memutuskan untuk berenang di bak penampungan air desa tersebut. Bak penampungan itu diketahui memiliki kedalaman air lebih dari 2 meter.
Sayangnya, aksi para siswa tersebut kemudian diikuti oleh korban SJ dan tujuh siswi lainnya. Naas, SJ dan beberapa temannya langsung terseret ke dasar bak dan tenggelam.
“Tujuh pelajar lainnya berhasil diselamatkan oleh warga dan rekan-rekannya di lokasi, sedangkan korban (SJ) tenggelam dan dinyatakan meninggal dunia,” pungkas Adi.
Ikuti Berita7
