Berita7 — Puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menerima pelatihan praktik bisnis digital hasil kolaborasi antara Shopee dan SiCepat. Kegiatan berlangsung di kantor pusat SiCepat di Jakarta Selatan dengan tujuan membekali penjual agar lebih siap menghadapi momen kampanye besar.
Sesi ini merupakan bagian dari rangkaian program Kampus UMKM Shopee yang menghadirkan materi terstruktur oleh instruktur bersertifikat BNSP. Peserta adalah anggota Komunitas Penjual binaan SiCepat yang sehari-hari menjalankan usaha di platform e-commerce.
Materi Pelatihan
Instruktur memberikan materi yang memfokuskan pada optimalisasi penjualan selama kampanye, pemanfaatan fitur promosi, serta teknik beriklan untuk meningkatkan visibilitas produk. Pelatihan disusun agar strategi yang diajarkan dapat langsung diaplikasikan oleh peserta pada periode promosi besar seperti Harbolnas.
Selain paparan materi, sesi juga mencakup praktik dan tips teknis untuk memaksimalkan performa toko selama kampanye, termasuk persiapan konten promosi dan pemanfaatan fitur iklan di platform Shopee.
Tujuan Kolaborasi
Daniel Minardi, Director of Business Partnership Shopee Indonesia, menyatakan kegiatan ini dimaksudkan untuk memanfaatkan peluang yang muncul saat kampanye tanggal kembar dan program big campaign.
“Momen kampanye tanggal kembar dan Big Campaign seperti Harbolnas yang semakin dekat menghadirkan peluang besar yang dapat dimanfaatkan pelaku UMKM untuk meningkatkan penjualan. Melalui kolaborasi bersama SiCepat, kami berharap pelatihan ini dapat membekali para peserta dengan strategi promosi serta beriklan yang relevan dan aplikatif untuk mengoptimalkan potensi pertumbuhan bisnis mereka,”
Imam Sedayu, Commercial & External Affairs Director SiCepat, mengatakan dukungan kapasitas bagi penjual menjadi fokus inisiatif tersebut.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap para Penjual yang tergabung dalam Komunitas Penjual SiCepat dan juga berjualan di Shopee dapat memperoleh strategi baru untuk meningkatkan performa toko, mulai dari memanfaatkan berbagai kampanye hingga mengoptimalkan fitur promosi di Shopee. Dengan begitu, mereka dapat meningkatkan penjualan sekaligus memperkuat daya saing bisnisnya,”
Program Kampus UMKM
Pelatihan ini dikatakan sebagai bagian dari Kampus UMKM Shopee Kelas Online, sebuah program yang menyediakan pelatihan bagi pelaku UMKM di berbagai kota dan kabupaten di Indonesia. Sejak 2021, program ini menawarkan modul pelatihan yang bisa diakses sesuai kebutuhan peserta.
Dalam praktiknya, Kampus UMKM Shopee menyajikan materi yang fokus pada peningkatan kapabilitas digital penjual, termasuk pengetahuan pengelolaan iklan dan strategi kampanye.
Respons Peserta
Salah satu peserta, Alfa Hermawan, Ads Advertiser dari Wearing Klamby, menyebut memperoleh banyak wawasan baru yang relevan untuk persiapan menghadapi periode kampanye besar.
“Banyak hal baru yang saya pelajari hari ini, mulai dari strategi mengoptimalkan Iklan Shopee hingga persiapan menghadapi momentum Big Campaign. Ada beberapa tips dan insight yang belum pernah kami terapkan di Klamby, sehingga materi yang diberikan sangat relevan dan berguna bagi tim kami. Terlebih, pada periode Big Campaign, Wearing Klamby secara rata-rata dapat mengalami kenaikan penjualan hingga 40% dibandingkan hari biasa. Secara keseluruhan, pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai penjual,”
Wearing Klamby adalah brand modest wear lokal yang mengangkat motif tenun Nusantara. Brand ini berdiri sejak 2011 dan pernah menampilkan koleksi yang mengangkat tenun Garut di London Fashion Week 2023.
Ikuti Berita7
