Semua Order Pengiriman Barang Dihandel Antony, Diduga Antony Ada di Batam

by -
Semua Order Pengiriman Barang Dihandel Antony, Diduga Antony Ada di Batam
Penyidik dari BPOM Kepri sedang mendata produk-produk kosmetik Ilegal. (Foto: Agung Dedi Lazuardi/berita7)

berita7.co.id, BATAM – Siapa pemilik gudang sekaligus ribuan kosmetik tak berijin edar yang digerebek oleh BPOM Kepri bersama Komisi I DPRD Batam di Tiban Mentarau lima hari lalu terjawab.

Hasil penelusuran ke sejumlah pekerja gudang kosmetik ilegal mengaku kalau pemilik enam ruko dua lantai yang letaknya tak jauh dari kawasan seafood 

Mentarau Tiban tersebut bernama Antony, warga Selatpanjang.

Baca juga : Kosmetik Ilegal Yang Digerebek Dijual Bebas Secara Online

Sedangkan untuk menjalankan dan mengatur semua order keluar barang, dilakukan sendiri dan langsung oleh Antony.

Saat ini penyidik PPNS dari BPOM Kepri sedang mencari keberadaan Antony, orang yang disebut-sebut pemilik ribuan kosmetik tak berijin edar tersebut.

Melalui pesan singkat di Whatsapp yang dikirimkan, Kepala BPOM Kepri, Yosef menegaskan, sampai saat ini timnya sedang mencari dimana keberadaan Antony. 

Karena yang diketahui saat penggerebekan kemarin hanya gudang dan kantornya. Sedangkan karyawan gudang sendiri, semuanya tak tahu tempat tinggal Antony di Batam.

“Karena yang kami ketahui hanya alamat kantornya saja. Ini sedang kami dalami,” tegas Yosef melalui pesan singkatnya, Minggu (3/11/2019) siang.

Ditanya dimana pastinya usaha Antony berkantor, Yosef menegaskan pihaknya belum bisa menyebutkan, karena timnya masih dalam penyidikan.

“Yang jelas kami sudah identifikasi alamat kantornya,” terangnya.