Rumah Golfrid di Bengkong Tertutup dan Sepi

by -
Rumah Golfrid di Bengkong Tertutup dan Sepi
Suasana di rumah golfrid , dikawasan bengkong baru terlihat tertutup dan sepi. (Foto: Iqbal)
berita7.co.id, BATAM – Golfrid Siregar, aktivis Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sumatera Utara yang diduga korban pembunuhan di Medan, Minggu (6/10/2019) lalu pernah tinggal di Bengkong Baru, Bengkong.

Aktivis lingkungan hidup Kota Medan tersebut mengenyam pendidikan di SMA Harmoni angkatan 2003, dan melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi di Medan.

Rumah Golfrid yang beralamatkan di Bengkong Baru Blok C tersebut terlihat sepi, dan saat ini rumah tingkat dua itu dijadikan kos-kosan.

“Dulu Golfrid tinggal disini hanya dengan ibunya saja. Setelah lulus SMA, Golfrid bersama orangtuanya pindah ke Medan. Sekarang rumahnya ini dijadikan kos-kosan,” kata Ukti, tetangga Golfrid di Bengkong Baru.

Sementara itu, Golfrid Siregar merupakan alumni SMA Harmoni tahun 2003. Meskipun tiga tahun lalu, SMA Harmoni sudah tidak beroperasi lagi dan yang ada hanya SD, SMP dan SMK Harmoni.

Guru Kesiswaan SMK Harmoni, Sugeng tidak berani banyak komentar terkait meninggalnya Golfrid Siregar. Sebab, dia sendiri tidak begitu mengenal sosok dari Golfrid Siregar.

“Jujur kami tidak kenal dengan Golfrid Siregar,” kata Sugeng, Selasa (8/10/2019).

Senada yang dikatakan Nurul, guru mata pelajaran IPA ini tidak kenal Golfrid Siregar karna ia mengajar disini sejak tahun 2009 lalu.

“Saya tidak kenal Golfrid, lagian tiga tahun lalu SMA Harmoni tutup, yang di yayasan Harmoni ini SD, SMP dan SMK saja,” ucapnya.

Pantauan langsung oleh berita7.co.id saat berada dilokasi Sekolah Harmoni berjalan seperti biasanya. Bahkan suasana mengajar seperti biasa saja, layaknya sekolah pada umumnya. 

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Golfrid Siregar aktivis Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sumatera Utara meninggal di RSUP Haji Adam Malik Medan, Pada Minggu (6/10/2019) sore, merupakan warga Batam. (ilham dan iqbal)