Reekspor Material Plastik Impor Terkontaminasi B3 Mengendap

by -
Reekspor Material Plastik Impor Terkontaminasi B3 Mengendap
(Foto: kumparan u/berita7.co.id)

berita7.co.id, BATAM – Sampai saat ini puluhan kontainer bahan baku plastik impor yang terkontaminasi limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) dan sampah masih mengendap di Batam.

Bea Cukai Batam sendiri sampai saat ini belum bisa memberi jawaban yang pasti kapan bahan baku atau scrap plastik impor terkontaminasi limbah B3 sendiri akan direekspor ke negara asal.

“Sedang kami koordinasikan, baik dengan importer mapun beberapa instansi terkait. Hal tersebut kami lakukan agar tak ada lagi yang substantif dilanggar dan biar clear semua,” ujar Kabid BKLI Bea Cuka (BC) Batam, Sumarna, Selasa (8/10).

Berapa jumlah pastinya scrap plastik impor yang terkontaminasi limbah B3 dan yang tercampur sampah kertas, BC Batam juga belum bisa menyebut angka pastinya.

“Karna data di kami masih terus bergerak. Jumlah itu nanti baru bisa dipastikan dan disampaikan ke publik setelah semua pemeriksaan tuntas oleh KLHK,” tegasnya.

Sebelumnya Dirjen Pengolahan limbah, sampah dan bahan beracun serta berbahaya  (PLSB3) KLHK, Rosa Vivien Ratnawati sendiri menegaskan bahwa Presiden Jokowi tegas melarang bahan baku atau scrap plastik impor yang mengandung limbah B3 dan sampah masuk ke Indonesia saat rapat terbaas bersama KLHK. Boleh mengimpor asalkan harus bersih dan terbebas dari limbah B3 dan sampah. (barong)