Berita7 — Presiden Prabowo Subianto menegaskan proyek strategis nasional harus dilaksanakan atas prinsip saling menguntungkan, sehingga investor yang menanam modal di Indonesia juga memperoleh keuntungan. Pernyataan itu disampaikan saat groundbreaking proyek LNG Abadi Masela, Kamis (16/7/2026).
Di saat yang sama, Prabowo menegaskan pemerintah memikul tanggung jawab untuk menyejahterakan rakyat sehingga hasil proyek harus digunakan untuk mempercepat transformasi bangsa dan meningkatkan layanan publik.
Dalam sambutannya yang disiarkan melalui kanal resmi pemerintah, Prabowo menyebut kerja sama dengan Jepang pada proyek tersebut sebagai bukti hubungan yang telah melalui proses panjang selama puluhan tahun. Ia menilai momentum ini pantas disyukuri.
“Jadi saudara-saudara hari ini kita berbesar hati, kita bangga. Alhamdulillah setelah puluhan tahun proyek ini berjalan. Dan kita hargai kawan-kawan kita dari Jepang, kita mulai proyek ini, kita cari suatu keuntungan bersama. Kehormatan bagi tuan rumah adalah kalau mitranya, kalau tamunya bahagia, itu kehormatan bagi tuan rumah,” kata Prabowo.
Meskipun menekankan pentingnya keuntungan bagi investor, Prabowo mengingatkan bahwa pemerintah berkewajiban meningkatkan kesejahteraan warga yang masih banyak mengalami kesulitan ekonomi.
“Kita punya tanggung jawab kepada rakyat kita, rakyat kita masih banyak yang hidupnya susah. Sehingga Saudara-saudara, saya sebagai Presiden Republik Indonesia, saya sebagai yang menerima mandat dari rakyat Indonesia, saya sekali lagi saya tegaskan, jalankanlah proyek ini dengan sebaik-baiknya atas dasar saling menguntungkan. Para investor harus untung,” ujarnya.
Prabowo menambahkan bahwa rasa kehormatan bangsa akan terganggu jika mitra investasi tidak mendapat manfaat dari kerja sama yang dijalin.
“Sekali lagi sebagai bangsa yang punya harga diri dan kehormatan, kita yang malu kalau mitra kita tidak puas, kalau mitra kita rugi, kalau mitra kita tidak bahagia. Tapi sebaliknya kita punya tanggung jawab yang besar kepada rakyat kita. Kita perlu energi ini untuk melaksanakan transformasi bangsa,” ucapnya.
Menurut Prabowo, pengembangan sektor energi menjadi salah satu fondasi penting untuk mewujudkan transformasi Indonesia menuju negara industri dan modern. Ia menyatakan Indonesia memiliki sumber daya alam dan sumber daya manusia untuk mencapai tujuan itu.
“Kita ingin menjadi negara yang modern, kita ingin menjadi bangsa yang seperti bangsa Jepang, kita ingin menjadi bangsa yang produktif, kita ingin menjadi bangsa yang menghasilkan produk-produk industri. Kita punya segala sumber daya untuk itu, kita juga punya kapasitas, anak-anak kita juga tidak kalah pintar,” ucapnya.
Prabowo juga mengungkapkan komitmennya untuk memanfaatkan pendapatan negara dari sektor energi demi peningkatan kualitas layanan publik, termasuk pendidikan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur.
“Dan saya sudah merencanakan dan saya sudah melihat rencana-rencana riil, kita bertekad untuk menjadi negara industri, negara modern, dan kita bertekad rakyat kita harus hidup dengan baik, hidup dengan layak,” ucapnya.
Ia melanjutkan bahwa pendanaan dari proyek energi diperlukan untuk membiayai pelayanan kesehatan berkualitas, membayar gaji guru agar sekolah setara dengan sekolah luar negeri, serta membiayai pegawai negeri dan pembangunan prasarana penting bagi kehidupan modern.
“Kita butuh uang untuk bikin pelayanan kesehatan yang terbaik, kita butuh uang untuk membayar gaji-gaji guru sehingga sekolah-sekolah kita menjadi juga tidak kalah dengan sekolah-sekolah di luar negeri. Kita butuh uang untuk membayar semua pegawai negeri kita dengan baik, kita butuh uang untuk membangun prasarana yang penting untuk kehidupan yang modern,” lanjut Prabowo.
Ikuti Berita7
