Pengelola Pantai Tanjung Pinggir Bantah Ada Pungli

by -
Pengelola Pantai Tanjung Pinggir Bantah Ada Pungli
Suasana keramaian Pantai Tanjung Pinggir Sekupang saat hari libur. (Foto: Balek Kampoeng Blog)

berita7.co.id BATAM – Adanya pungutan liar (Pungli) dikawasan Pantai Tanjung Pinggir Sekupang, dibantah keras oleh pihak Pengelola, seperti yang dikatakan oleh Oyong pihaknya tak pernah memaksa pengunjung untuk memberikan sejumlah uang saat akan memasuki kawasan.

“Kalau kami disebut mengambil Rp 20 ribu (pungli), itu tidak benar. Tidak ada unsur pemaksaan di dalamnya apalagi pemerasan. Kalau ada silahkan,” Tegasnya, Kamis (02/01/2020).

Kata dia lagi, pihaknya sangat kecewa dengan Pemerintah Kota Batam, pasalnya selama ini kawasan wisata Pantai Tanjung Pinggir sama sekali tak pernah mendapat dukungan dari Pemerintah, menurutnya gaung peningkatan kunjungan wisata percuma diumbar, karena pemerintah sendiri tak mendukung lokasi yang kerap menjadi tujuan wisatawan lokal maupun asing.

“Kami sebagai pengembang telah meminta kepada pemerintah untuk dibantu, apalagi Batam menuju ke arah industri pariwisata. Tapi tak ada respon,” sambungnya.

Kata Oyong lagi, meski beberapa kali sudah melakukan audiensi dengan pihak terkait untuk pengembangan Pantai Tanjung Pinggir Sekupang telah dilakukan. Namun, beberapa kali pula Oyong harus menelan pil kekecewaan karena tak mendapatkan kejelasan.

“Kami akhirnya berlawan, kalau pemerintah tak mendukung kami, mengapa harus kami memberi dukungan kepada pemerintah,” Ucapnya.

Kata Oyong lagi, Pantai Tanjung Pinggir yang dia kelola, tak terlalu ramai dikunjungi, membludaknya kunjungan hanya terjadi ketika hari libur nasional tiba.

“Hari libur kurang lebih 100 orang pengunjung. Paling banyak di tahun baru kemarin, hampir seribuan,” sebutnya lagi.

Lanjutnya, Oyong hanya meminta pemerintah terkait agar melihat jerih payah pihaknya melakukan pengembangan terhadap destinasi wisata itu. Menurutnya, banyak modal yang telah dikeluarkan untuk pemeliharaan dan lain sebagainya.

“Percuma kalau program pariwisata di Batam ini terus digaungkan. Sementara perhatian ke pengelola wisata minim. Apalagi wisata pantai, di Batam itu pantai jadi daya tarik utama,” pungkasnya. (Agung Dedi Lazuardi)