Pemprov Siapkan Setengah Milyar Untuk Bangun Terminal di Pelabuhan Tanjung Berlian

by -
Pemprov Siapkan Setengah Milyar Untuk Bangun Terminal di Pelabuhan Tanjung Berlian
Terminal penumpang di Pelabuhan Tanjungberlian Kecamatan Kundur UTara dalam proses pengerjaan, foto diambil Senin (14/10). (Foto: Doel)

berita7.co.id, KARIMUN – Pemerintah Provinsi Kepri akan segara membangun terminal di Pelabuhan Tanjungberlian Kecamatan Kundur Utara. Anggran yang disiapkan Rp539 juta itu bisa menampung ratusan calon penumpang.

Kabid Kepelabuhanan Dinas Perhubungan Provinsi Kepri, Aziz Kasim Djou mengatakan, anggaran pembangunan terminal bersumber dari APBD Provinsi Kepri tahun 2018, yang diresalisasikan tahun ini.

“Akan selesai pada Desember nanti, awal tahun sudah bisa dimanfaatkan, sehingga calon penumpang tak perlu lagi berdesak-desakan,” kata Aziz, Senin (14/10).

Kata dia, Pemprov Kepri juga telah membangun ponton di Pelabuhan Kampung Asam Desa Teluk Radang Kecamatan Kundur Utara, yang terbuat dari bahan plastik kimia atau HDPE. Dengan nilai anggaran mencapai Rp1,8 Miliar.

Baca Juga : Tiga Balon Bupati Karimun Kembalikan Formulir ke PDIP

“Alasan berbahan plastik karena daya tahannya mampu mencapai 25 tahun meski tanpa perawatan,” tambahnya.

Sementara, salah seorang calon penumpang Pelabuhan Tanjungberlian Kecamatan Kundur Utara, Iyan menuturkan, pelabuhan yang menjadi kebanggaran masyarakat Kecamatan Kundur Utara itu memang tidak hanya untuk penumpang, tapi juga untuk bongkar muat barang.

“Posisi pelabuhan bongkar muat ditengah, setiap penumpang yang akan naik turun ke ponton, pasti melintas di pelabuhan bongkar muat. Apa lagi posisi ruang tunggu saat ini persis disamping pelabuhan bongkar muat, sehingga tidak memadai untuk sebuah pelabuhan yang aktifitasnya cukup padat,” jelas Iyan.

Dia mengaku sangat bersyukur ketika dibangun fasilitas terminal penumpang di samping gerbang masuk pelabuhan. Sehingga tidak begitu semrawut ketika terjadi aktifitas bongkar muata dan naik turun penumpang kapal.

“Penumpang yang menunggu keberangkatan kapal cukup menanti di ruang terminal baru, dan situasi akan jauh lebih nyaman tentunya. Mudah-mudahan secepatnya terminal itu diselesaikan tepat waktu,” harapnya.(Doel)