Pemko Siapkan 1,8 Milyar Untuk Bangun Sekolah Baru, Tumbur: Semoga Bisa Mengatasi Kekisruhan PPDB

by -
Pemko Siapkan 1,8 Milyar Untuk Bangun Sekolah Baru, Tumbur: Semoga Bisa Mengatasi Kekisruhan PPDB
Tumbur P Sihaloho anggota Komisi IV DPRD Kota Batam. (Foto: Istimewa)

berita7.co.id, BATAM – Rencana Pemerintah Kota Batam membangun tiga sekolah baru tingkat SMP mendapat tanggapan positif dari anggota DPRD Batam Komisi IV Tumbur Sihaloho, menurut Politisi PDI Perjuangan itu, dengan terealisasinya pembangunan sekolah baru tersebut, setidaknya mampu mengurangi kekisruhan yang selama ini terjadi saat proses Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) lantaran kerap kelebihan kuota.

Tumbur juga menjelaskan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu peraturan baru yang kemungkinan akan dikeluarkan oleh Kementrian Pendidikan RI, guna memperjelas apakah PPDB dengan sistem zonasi masih diberlakukan atau tidak.

“Ini karena Nadiem baru menjabat sebagai Menteri Pendidikan, jadi kita belum tau kebijakan apa yang akan dikeluarkannya, ” Ucap Tumbur, Selasa (3/12/2019).

Menanggapi tender pembangunan sekolah baru dimulai panda February 2020 Dan pembangunan sekolah yang akan dimulai pada April 2020 mendatang, ia meminta kepada Pemko Batam untuk memprioritaskan pembangunan sekolah, agar proses PPDB nantinya tidak terganggu.

“Kita upayakan secepat mungkinlah. Agar proses PPDB nantinya tidak terganggu, dan diharapkan pemerintah kota memprioritaskan proyek-proyek yang berhubungan langsung dengan masyarakat, apalagi ini menyangkut dunia pendidikan di Batam. Dan yang pasti ada rencana pemerintah kota untuk memperbaiki kekisruhan yang selama ini terjadi,” Jelasnya.

Diketahui, Pemko Batam berencana akan membangun tiga SMP yang berada ditiga lokasi, antara lain SMP Negeri 59 di Tembesi, SMP Negeri 60 di Sei Lekop dan satu sekolah lagi di Botania Batam Center, adapun anggaran pembangunan sekolah baru tersebut memakan biaya sebesar 1,8 Milyar dari APBD yang sudah dianggarkan.

“Biasanya satu sekolah akan dibangun sebanyak enam kelas, pada tahap awal akan dibangun lantai pertama dulu, kemudian tahap dua pembagunan lantai dua, ” Tutupnya. (Agung Dedi Lazuardi)