Menghindari Terjangkitnya Virus Corona, Batik Air Larang Kru Turun dari Pesawat

by -
Menghindari Terjangkitnya Virus Corona, Batik Air Larang Kru Turun dari Pesawat
Ilustrasi Batik Air Airbus A320CEO. (Foto: Istimewa)

berita7.co.id BATAM – Menyebarnya Virus Korona yang tengah melanda Cina membuat pihak maskapai Batik Air yang melayani rute ke negara tirai bambu tersebut memperkat aturan terhadap Kru pesawat guna mewaspadai terjangkitnya virus yang yang telah memakan korban jiwa.

Selain melengkapi obat-obatan, vitamin dan masker, maskapai Batik Air juga tak mengiijinkan krunya untuk turun dari pesawat.

“Jadi sampai di sana, mereka menurunkan penumpang lalu persiapan untuk terbang kembali. Penerbangan kan 4 jam, dan sampai di sana mereka nunggu sekitar sejam setengah untuk persiapan,” kata General Manager Operasinonal Lion Air Grup Batam, M. Zaini Bire, Senin (27/01/02020) sore.

Bire menjelaskan, Batik Air melayani rute Batam ke dua kota di China yakni Shenzhen dan Xian sejak adanya kontrak kerjasama awal Desember 2019 lalu. Kontrak kerjasama dengan sistem carter tersebut berlangsung selama satu tahun.

“Penerbangan pertama berlangsung akhir Desember lalu dan mulai besok, penerbangan dari dua kota di China ke Batam kita hentikan,” kata Bire.

Namun lanjut Bire, penghentian penerbangan dari dua kota di China ke Batam tersebut diakui Bire tidak menimbulkan kerugian yang berarti bagi pihak maskapai. Pasalnya, dalam kontrak disebutkan bahwa pembayaran dilakukan setiap ada orderan penerbangan.

“Saya nggak tahu persis sih bentuk kerjasamanya seperti apa, karena itu kan langsung dengan pusat. Kalau dibilang rugi, nggak juga sih. Karena memang tiket akan dikeluarkan jika sudah ada pembayaran,” kata Bire lagi.

Kata Bire lagi, sejak dibukanya rute Batam-China, antusias penumpang cukup tinggi. Hal ini terlihat dari jumlah penumpang yang selalu penuh di setiap penerbangan.

“Tingkat antusiasnya tinggi. Penerbangan selalu full dari sana. Pesawat kita Airbus 320 dengan kapasitas sekitar 213 seat,” ujar Bire.

Saat ini, lanjut Bire, pihaknya hanya akan melayani 3 kloter penerbangan dari Batam menuju China guna pemulangan turis. Penerbangan akan dimulai sejak Senin (20/01/2020) malam.

“Kita hanya lakukan penerbangan untuk mengantar mereka (turis China) pulang saja. Setelah itu, penerbangan akan dihentikan sementara waktu sampai travel warningnya dicabut. Untuk satu kloter penerbangan akan mengangkut sekitar 150-an penumpang, ” Tutupnya. (Agung Dedi Lazuardi)