Berita

Mahasiswi Unima Tewas Gantung Diri Usai Diduga Dilecehkan Oknum Dosen

Advertisement

Polisi tengah mendalami kasus kematian mahasiswi Universitas Negeri Manado (Unima) berinisial EMM yang ditemukan tewas tergantung di kamar kosnya di Tomohon. Dugaan pelecehan seksual oleh oknum dosen berinisial DM mengemuka dalam penyelidikan ini.

Fakta Baru dari Keterangan Saksi

Kuasa hukum keluarga korban, Niczem Alfa Wengen, mengungkapkan bahwa empat saksi telah diperiksa oleh penyidik di Mapolda Sulut pada Rabu (7/1/2025) malam. Saksi-saksi tersebut meliputi ayah, ibu, dan dua orang teman korban.

Salah seorang teman korban memberikan keterangan mengejutkan. Ia melihat EMM pulang ke kosnya pada 29 Desember 2025 sekitar pukul 18.00 WITA dalam kondisi menangis. “Ada satu saksi memberikan keterangan bahwa, pada tanggal 29 Desember (2025) jam 6 sore, melihat korban (EMM) masuk ke dalam kos sedang menangis dan menegurnya,” ujar Niczem mengutip keterangan saksi.

Saat ditanya lebih lanjut mengenai penyebab tangisannya dan luka di kakinya, korban mengaku sempat dibawa oleh oknum dosen DM ke sebuah pekuburan. “Saksi bertanya lagi, ‘kenapa kaki kamu ada luka’, lalu korban mengaku oknum dosen itu katanya ingin melakukan perlakuan yang tidak baik saat dirinya dibawa ke suatu pekuburan,” ungkap Niczem.

Advertisement

Setelah itu, korban diturunkan di dekat lorong kosnya oleh oknum dosen tersebut.

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Advertisement