Kurir Sabu 3 Kg dan 9000 Pil Ekstasi Diringkus BNN

by -
Kurir Sabu 3 Kg dan 9000 Pil Ekstasi Diringkus BNN
H saat digelandang anggota BNN Kepri ketika menyaksikan narkoba dimusnahkan. (Foto: Agung Dedi Lazuardi)

berita7.co.id, BATAM – Badan Narkotika Nasional Kepulauan Riau berhasil menangkap seorang kurir sabu dan pil ekstasi pada, Minggu (3/11/2019) kemarin. Seorang pria berinisial H tertunduk malu saat dihadapkan didepan awak media di Kantor BNN Kepri Batu Besar, pada Rabu (4/12/2019).

Pria berkumis yang diperkirakan berumur 40 tahun itu, ditangkap oleh petugas BNN di Tanjung Sengkuang Blok E Nomor 23 B RT 001 RW 11 Kelurahan Tanjung Sengkuang Kecamatan Batu Ampar, lantaran kedapatan memiliki sabu-sabu seberat 3.125 Kg dan 9.191 butir pil ekstasi.

“Dari tangan tersangka didapatkan barang bukti 3 bungkus teh cina merek Chinese Tea Gift berwarna merah dibalut plastik wrapping berisi sabu-sabu, kemudian 4 bungkus Pisang Oven Crispy berisi ekstasi berbentuk burung hantu warna merah sebanyak 4.240 butir dan satu bungkus aluminium foil dibalut lakban bening berisi tablet ektasi berbentuk minion warna kuning sebanyak 4.951 butir, ” Ujar Kepala BNN Kepri Richard Nainggolan.

Lanjut Richard, menurut keterangan tersangka, H meminta meminta pekerjaan untuk membawa sabu kepada saudara A (DPO) yang berposisi di Tembilahan, Riau. Usai disepakati kemudian H ditugasjan untuk membawa sabu dan inex (ekstasi) dari Batam ke Tembilahan dengan upah 75 juta rupiah.

“H merupakan karyawan diperusahaan galangan di Sekupang, dan sudah menerima uang muka sebesar 10 juta rupiah, rencananya narkoba itu akan dibawa dengan menggunakan speedboat, ” Jelas Richard.

Dari barang bukti narkotika jeni sabu yang disita dari tersangka, BNN memusnahkan 3.022,19 Kg dan sebanyak 102,81 gram disisihkan untuk uji laboratorium dan pembuktian perkara di persidangan.

“Serta narkotika jenis ekstasi akan dimuanahkan sebanyak 8.984 butir dan 207 butir disisihkan untuk uji laboratorium dan pembuktian perkara di persidangan, ” Tutupnya. (Agung Dedi Lazuardi)