KPUD Batam Terima Anggaran Pilkada 2020 Rp 21,9 Milyar

by -
KPUD Batam Terima Anggaran Pilkada 2020 Rp 21,9 Milyar
Penandatanganan NPHD Pilkada 2020. (Foto: Doc. KPUD)

berita7.co.id, BATAM – Pemerintah Kota Batam mengucurkan anggaran hibah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 kepada Komisi Pemilihan Umum Daerah Kota Batam Rp 21,9 miliar, Senin (21/10/2019).

Hal ini dituangkan dalam Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang ditandatangani oleh Walikota dan Ketua KPUD Batam di Kantor Walikota Batam, Selasa (01/10/2019) kemarin.

Kepada berita7.co.id Komisioner KPUD Batam Zaki Setiawan mengatakan, anggaran hibah untuk Pilkada 2020 ini sudah melalui pembahasan bersama antara KPUD Batam dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemko Batam. Adapun besaran hibah tersebut mencapai Rp 21,9 milyar yang bersumber dari APBD 2019 dan 2020. Rinciannya, dari APBD 2019 sebesar Rp 333,9 juta dan APBD 2020 sebesar Rp 21,5 milyar.

Baca juga : November mendatang, KPU Batam Lakukan Sosialisasi Tahapan Awal Pilkada 2020

“Pencairan anggaran ini secara bertahap. Untuk anggaran 2019 pencairannya maksimal 14 hari setelah penandatanganan NPHD,” katanya saat dihubungi berita7.co.id melalui sambungan telepon.

Sementara itu untuk anggaran 2020 pencairannya akan dilakukan dalam tiga tahap. Tahap pertama minimal 40% dicairkan paling lambat 14 hari kerja setelah penetapan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).

Kemudian tahap kedua minimal 50% dicairkan paling lambat empat bulan sebelum hari pemungutan suara dan tahap ketiga 10% dicairkan paling lambat satu bulan sebelum hari pemungutan suara.

Besaran hibah ini menyusut dari usulan KPU Kota Batam kepada Pemko Batam sebelumnya, sekitar Rp 27 miliar. Penyebabnya, adanya pemangkasan oleh TAPD Pemko Batam terhadap kebutuhan pendanaan kegiatan pemilihan, baik terkait standar kebutuhan maupun standar satuan harga.

“Kami berharap pemangkasan usulan anggaran Pilkada ini tidak berimbas terhadap potensi menurunnya kualitas dan menghambat penyelenggaraan tahapan Pilkada 2020 di Kota Batam,” ucapnya.

Zaki menjelaskan, Pilkada Serentak 2020 akan digelar pada 23 September 2020. Tahapan pemilihan akan dimulai pada 1 November 2019 dengan sosialisasi pilkada kepada masyarakat. Kemudian dilanjutkan dengan pembentukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) pada 1 Januari sampai 21 Maret 2020. Sejak tahapan tersebut, KPU Kota Batam sudah membutuhkan anggaran, baik biaya sosialisasi maupun untuk honorarium penyelenggara tingkat PPK dan PPS.

“Sesuai ketentuan, pendanaan kegiatan Pilkada ini dibebankan pada APBD,” tutupnya. (ilham)

No More Posts Available.

No more pages to load.