Kartu Kadaluarsa, Rumah Sakit Tolak BPJS Kesehatan Bayi Baru Lahir

by -
Kartu Kadaluarsa, Rumah Sakit Tolak BPJS Kesehatan Bayi Baru Lahir
Formulir Keluhan Peserta BPJS Kesehatan Indrial (Foto: Ruvie/berita7)

BATAM – berita7.co.id. Bayi yang baru lahir Selasa (1/9) siang, terpaksa ditahan oleh pihak Rumah Sakit Santa Elizabeth Batam Kota terkait masalah kartu BPJS yang telah habis masa berlakunya. Kondisi saat ini, bayi dari pasangan Indrial Eka Putra dan Anita Yulia masih di dalam inkubator.

Indrial mengatakan, bayinya lahir tanggal 1 September 2020 lalu sekitar pukul 14.55 WIB dengan bobot berat 2900 gram dan panjang 49 sentimeter.

Dalam proses kelahiran tersebut, istri Indrial sempat mengalami pendarahan dan mencari pendonor darah.

Permasalahan yang timbul ketika bayinya tidak bisa lagi mendapatkan pelayanan BPJS di RS Santa Elizabeth Batam Kota. Sedangkan ibunya, Anita Yulia mendapatkan pelayanan BPJS dan saat ini sudah pulang ke rumah, namun tidak dengan bayinya.

Indrial pun kebingungan untuk menebus pembiayaan anak keempatnya ini, karena kartu BPJS Kesehatan tak dapat digunakan. Sementara, biaya yang sudah dikeluarkan sekitar Rp 6 juta dari uang pribadi. Ditambah kondisi Indrial sendiri sudah tidak bekerja lagi.

Akhirnya Indrial memutuskan untuk melaporkan kejadian tersebut ke Komisioner KPPAD Kepri dan berkoordinasi dengan KPAI serta BPJS Watch.

Komisioner KPPAD Kepri Ery Syahrial mengatakan, mereka berjanji akan menyelesaikan permasalahan ini dengan Dirut BPJS.

“Seperti diketahui, dalam pengurusan pelayanan BPJS untuk bayi yang baru lahir harus didaftarkan selambatnya 3×24 jam hari kerja. Bapak ini (Indrial-red) mengurusnya dihari ketiga, dan tak selesai. Hari ini kartu sudah siap, tapi ditolak pihak rumah sakit karena sudah lewat waktunya”, jelas Ery Syahrial, Jumat (4/9) sore.

Dikatakan Ery, masalah kebijakan seperti ini seharusnya bisa diselesaikan dengan perlakuan khusus, karena ini masalah kemanusiaan. “Kita berharap kedepan tidak ada lagi kejadian seperti ini” tutup Ery Syahrial (Ruv)