Jokowi Teken Perpres, Ini Profil Tiga Jenderal Kandidat Wakil Panglima TNI

by -
Jokowi Teken Perpres, Ini Profil Tiga Jenderal Kandidat Wakil Panglima TNI
Tentara Nasioanal Indonesia (Foto: Ist/Dok Kuliah.com)

berita7.co.id JAKARTA – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bakal memiliki wakil. Hal ini tercantum pada Peraturan Presiden No. 66 Tahun 2019 tentang struktur organisasi TNI yang ditandatangi oleh Presiden Joko Widodo. Keberadaan Wakil TNI tertuang dalam Pasal 13 ayat (1).

“Markas Besar TNI meliputi:a. unsur pimpinan terdiri atas: 1. Panglima; dan 2. Wakil Panglima,”demikian bunyi perpres yang dikutip dari laman resmi Sekretariat Negara, Kamis (7/11/2019).

Dalam Perpres tersebut, jabatan Wakil Panglima akan diisi oleh perwira tinggi berpangkat jenderal bintang empat. Saat ini, selain Panglima TNI Marsekal Hadi, ada tiga jenderal bintang empat lainnya yang masih aktif memimpin satuannya masing-masing.

Berikut profil ketiga jenderal tersebut:

KSAU Marsekal Yuyu Sutisna

Jokowi Teken Perpres, Ini Profil Tiga Jenderal Kandidat Wakil Panglima TNI
KSAU Marsekal Yuyu Sutisna (Foto: Ist/berita7)

Yuyu merupakan pimpinan Korps Swa Buana Paksa. Dia menjabat sejak 17 Januari 2018 menggantikan Hadi Tjahjanto yang naik menjadi Panglima TNI. Mantan Wakasau itu, lulus Akademi Angkatan Udara pada tahun 1986. Setelah lulus, Yuyu bergabung dengan korps penerbang tempur. Mewakili peswat F-5 Tiger ia dijuluki dengan call sign ‘Lion’.

Pria kelahiran Cicalengka, 10 Juni 1962 ini pernah menjabat sebagai Panglima Komando Operasi AU 1 (Pangkoops 1) dengan pangkat jenderal bintang dua. Saat dipercaya menjadi Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional (Pangkohanudnas) Yuyu berpangkat jenderal bintang tiga.

Saat ini, Yuyu resmi menjadi KSAU setelah menggantikan Marsdya Hadiyan Sumintaatmadja.

KSAL Laksamana Siwi Sukma Adji

Jokowi Teken Perpres, Ini Profil Tiga Jenderal Kandidat Wakil Panglima TNI
KSAL Laksamana Siwi Sukma Adji (Foto:Ist/berita7)

Memulai karier setelah lulus dari Akademi Angkatan Laut tahun 1985, Siswi kandidat paling senior dibandingankan dengan dua kepala staf yang lainnya.

Sebelum menjabat sebagai Danjen Akademi TNI dan memimpin Korps Jalesveva Jayamahe sejak 16 Mei 2018. Siwi menghabiskan hidupnya memimpin berbagai KRI yang dimiliki TNI AL. Pernah menjadi komandan KRI Sultan Thaha Syaifuddin-378, KRI Nala-363, dan KRI Ki Hajar Dewantara.

Selain itu, dia juga pernah menjabat sebagai Komandan Lanal Pontianak, lalu Panglima Komando Armada Barat (Koarmabar) yang kini sudah berganti nama menjadi Koarmada I.

KSAD Jenderal Andika Perkasa

Jokowi Teken Perpres, Ini Profil Tiga Jenderal Kandidat Wakil Panglima TNI
KSAD Jenderal Andika Perkasa (Foto:Ist/berita7)

Selalu menjadi pusat perhatian, Andika Perkasa memiliki peluang menjabat sebagai Wakil Panglima. Andika Perkasa lulus dari Akademi Militer pada tahun 1987. Andika merupakan kepala staf termuda diantara dua senior lainnya.Kariernya pun terus melejit saat menyandang pangkat jenderal bintang satu.

Andika besar di jajaran korps bareta merah Kopassus. Pasukan tempur, antiteror, hingga Sandi Yudha pernah dipimpinnya. Saat menjadi jenderal, Andika menjabat sebagai Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) TNI AD di era KSAD Jenderal Budiman.

Setahun menjabat Kadispen, Presiden Jokowi meminta Andika untuk memimpin Korps Setia Waspada Paspampres. Dengan jabatan ini, Andika resmi menyandang pangkat jenderal bintang dua.

Dua tahun setelah itu, Andika bertugas sebagai Pangdam XII/Tanjungpura. Kariernya pun terus meroket. Menyandang pangkat bintang tiga pertama di angkatannya, ia dipercaya menjadi Dankodiklat TNI AD. Setelah itu, ia mengisi posisi yang ditinggal Eddy Rahmayadi yang pensiun dini karena ikut Pilkada Sumut yaitu sebagai Pangkostrad.

Tak sampai setahun menjabat Korps Baret Hijau, Andika langsung naik pangkat menjadi Jenderal TNI dengan jabatan sebagai KSAD menggantikan Jenderal Mulyono yang memasuki masa pensiun.

Editor: Nauffal