Golfrid Siregar, Aktivis Walhi yang Diduga Dibunuh, Merupakan Alumni SMA Harmoni Batam

by -
Golfrid Siregar, Aktivis Walhi yang Diduga Dibunuh, Merupakan Alumni SMA Harmoni Batam
Golfrid Siregar saat masih hidup, beliau merupakan Aktivis Walhi yang diduga korban pembunuhan. (Foto: Istimewa)

berita7.co.id, BATAM – Golfrid Siregar, aktivis Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sumatera Utara yang meninggal dunia di RSUP Haji Adam Malik Medan, pada Minggu (6/10/2019) sore, merupakan warga Batam.

Aktivis Walhi yang diduga korban percobaan pembunuhan tersebut merupakan alumni SMA Harmoni Batam angkatan 2003, dan teman satu angkatan korban tidak percaya bahwa Golfrid meninggal dunia.

Lesmayer Marsio Sihite, salah satu teman satu angkatan Golfrid Siregar di SMA Harmoni Batam, sangat terpukul atas kepergian sahabatnya di bangku sekolah tersebut.

“Kami satu kelas waktu di SMA Harmoni dulu, dan anaknya aktif dibidang organisasi sekolah,” jelas Lesmayer.

Setelah lulus sekolah, lanjut Lesmayer, Golfrid melanjutkan kuliah ke Medan. Setelah itu, teman satu angkatan hanya berkomunikasi melalui media whatsapp grup alumni SMA Harmoni.

“Kami tidak percaya korban meninggal karena kecelakaan,” ujarnya.

Informasi yang diperoleh, Golfrid ditemukan warga yang melintas di Fly Over Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Padang Bulan, Medan, pada Kamis (3/10/2019) sekitar pukul 01.00 WIB. Korban ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri dengan kondisi mengenaskan.

Sumber di Kepolisian, menyatakan Golfrid menjadi korban kecelakaan lalu lintas. Namun, pihak keluarga korban menemukan banyak kejanggalan dalam peristiwa ini. Kepala Golfrid mengalami luka serius akibat benturan benda tumpul. Tak seperti korban kecelakaan lalu lintas, bagian tubuh lainnya tak mengalami luka berarti.

Warga yang menemukan membawa korban pertama kali ke RS Mitra Sejati, karena kondisi Golfrid, cedera parah di beberapa bagian, akhirnya dirujuk ke RSUP Haji Adam Malik Medan. Tiga hari dirawat, akhirnya Golfrid meninggal dunia.

Jenazah Golfrid langsung dibawa pulang pihak keluarga, dan akan dimakamkan di kampung halamannya di Tiga Dolok, Simalungun. (Roy)

No More Posts Available.

No more pages to load.