El Clasico Berakhir Tanpa Gol, Kekuatan Eropa Beralih Ke Ingrris

by -
El Clasico Berakhir Tanpa Gol, Kekuatan Eropa Beralih Ke Ingrris
El Clasico La Liga. (Foto: Latestly.com)

berita7.co.id SPORT – Barcelona dan Real Madrid harus puas dengan tambahan satu angka setelah bermain imbang tanpa gol pada lanjutan La Liga di Camp Nou, Barcelona, Kamis (19/12/2019) dini hari. Hasil kacamata ini merupakan yang pertama bagi kedua tim sejak 2002.

Adu otot yang terjadi antara Barcelona dan Real Madrid bisa dikatakan aksi-aksi para bintang Camp Nou jauh dari kata memuaskan seiring pertarungan yang berakhir tanpa gol. Tim-tim papan atas Eropa yang ikut mengarahkan radar ke Catalan menyadari, tidak ada yang perlu mereka takutkan di Liga Champions.

Blaugrana dan El Real memang sedang adu kekuatan di papan atas klasemen La Liga dengan poin identik, mereka juga masih punya sederet bakat menjanjikan di semua lini tetapi pertandingan tadi memperlihatkan bagaimana kualitas kedua tim itu menurun dari standar biasanya.

Madrid sekarang menyamai catatan Clasico terburuk mereka, tidak pernah menang dalam tujuh pertandingan terakhir. Meski Los Merengues tampil lugas di Camp Nou, rasanya mereka tidak begitu diuntungkan banyak ketika bermain di Santiago Bernabeu nanti.

Dalam satu dekade ini, sepakbola Spanyol bisa dikatakan mendomnasi Eropa. Madrid dan Barca telah memenangkan enam dari sembilan final Liga Champions terakhir sementara Atletico Madrid berada di final sebanyak dua kali. Sayangnya, bisa kita katakan era baru di dekade baru sudah di depan mata.

Bukti kekuatan di eropa itu beralih ke Inggris yakni, Liga Inggris dan La Liga saling bersaing untuk mendapatkan hak siar terbanyak di dunia. Kedua liga itu dianggap kompetisi paling elite di bumi, tapi Liga Inggris ternyata dianggap lebih baik.

Kekuatan klub Liga Inggris dan La Liga tercermin pada hasil-hasil pesertanya di Liga Champions dalam 20 tahun terakhir. Sejak 1998, hanya 4 dari 20 final Liga Champions yang berlangsung tanpa tim Inggris atau Spanyol untuk menantang gelar tersebut.

Tim asal Spanyol memang dominan belakangan ini di Liga Champions dengan memenangkan 4 turnamen terakhir. Namun, keberhasilan Liverpool dan Tottenham mencapai final Liga Champions pada musim lalu ditambah empat perwakilan Liga Primer yang beredar di babak 16 besar pada musim ini, membuat kekuatan di Eropa bergeser. Itu tercermin dari Clasico terakhir dekade ini. Kedua tim mengetahui betul kelamahan masing-masing tetapi tidak bisa memanfaatkannya.

Sumber: Goal.com
Editor: Nauffal