ASITA Kepri Fokus Pada Peningkatan Kunjungan Wisatawan di Kepri

by -
ASITA Kepri Fokus Pada Peningkatan Kunjungan Wisatawan di Kepri
Panitia dan peserta dalam acara Gala Dinner ASITA Kepri saat kegiatan Table Top And Mini Travel Fair 2019. (Foto: J'Visa)

berita7.co.id, BATAM – DPD Asita (Association of The Indonesian Tours And Travel) Kepulauan Riau menggelar kegiatan Table Tap And Mini Travel Fair 2019. Kegiatan yang bertema “Kepri Tourism Face od Digital World” ini hari bertujuan untuk menarik wisatawan domestik dan mancanegara untuk datang menikmati berbagai macam jenis wisata di Kepulauan Riau.

Kepada berita7.co.id Ketua Umum Asita, Rusmiati mengatakan ia sangat mengapresiasi kegiatan ini, dimana kegiatan ini adalah yang ketiga kalinya digelar.

“ini adalah event yang ketiga, kita berharap dengan hadirya Asita bisa meningkatkan kunjungan wisata di Indonesia dan Kepri khususnya,” ucapnya, Selasa (29/10/2019).

Baca juga : ASITA Kepri Travel Fair 2019, Diramaikan Peserta Dari Mancanegara

“Saat ini ada 7000 travel agent di seluruh Indonesia yang bergabung bersama ASITA. Kami selalu update bagaimana supaya para anggota dapat menjadi travel agent yang besar,” jelas Rusmiati.

Sementara itu, Sekretaris DPD Asita Kepri, Febriansyah mengatakan tujuan travel fair ini adalah untuk mengumpulkan para travel agent dan membahas strategi untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Kepri. Acara yang berlangsung selama tiga hari, 28-30 Oktober 2019 ini dihadiri sebanyak 150 peserta dari domestik dan mancanegara.

“target kita tahun ini adalah meningkatkan kunjungan para wisatawan dari luar negri untuk datang ke kepri, dan memudahkan travel macanegara untuk membeli paket wisata yang kita sediakan, jadi setelah mereka berwisata di kepri mereka pulang bisa membawa paket-paket dari sini untuk di jual di negara mereka,” ucapnya.

“harapan kita kedepannya supaya semakin meningkat jumlah wisatawan yang masuk ke kepri , untuk saat ini dari data terkahir peragustus batam sudah ada di peringkat ke 2 nasional dengan jumlah wisatawan terbanyak setelah bali dengan jumalah 1,8 juta wisatawan mancanegara,” pungkasnya. (J’Visa)