Berita7 — PT AIA Financial meluncurkan layanan baru bernama AIA Healthy Longevity, sebuah program kesehatan berbasis sains yang dirancang untuk membantu nasabah memperpanjang periode hidup sehat (healthspan) melalui pencegahan, deteksi dini, dan pendampingan kesehatan.
Layanan ini diselenggarakan bekerja sama dengan PT Bank Central Asia Tbk dan menyasar nasabah segmen high net worth. Program tersebut dimaksudkan menjadi pelengkap bagi perlindungan finansial dengan layanan kesehatan yang lebih komprehensif.
Direktur BCA Haryanto T. Budiman menyatakan bahwa kesehatan kini menjadi bagian penting dalam perencanaan keuangan jangka panjang. “Kesehatan dan stabilitas finansial berjalan beriringan. Karena itu, layanan ini diharapkan menjadi solusi yang relevan bagi nasabah dalam mempersiapkan masa depan,” ujarnya.
Presiden Direktur AIA Harsya Prasetyo mengatakan peningkatan angka harapan hidup mesti diimbangi upaya menjaga kondisi kesehatan agar masyarakat tetap produktif sampai usia lanjut. “Melalui AIA Healthy Longevity, kami ingin membantu nasabah memahami kondisi tubuh mereka secara lebih mendalam dan mengambil langkah proaktif untuk menjaga kesehatan sejak dini,” kata Harsya.
Rangkaian Layanan dan Mitra Klinis
Program ini dikembangkan bersama Chi Longevity, sebuah klinik kesehatan berbasis sains. Layanan yang disediakan mencakup pemeriksaan kesehatan menyeluruh, analisis oleh tim multidisiplin, penyusunan rencana kesehatan personal, serta pendampingan berkelanjutan.
Tujuan Pencegahan dan Deteksi Dini
AIA menyatakan pendekatan program berfokus pada preventive and proactive healthcare, yakni membantu peserta mengenali faktor risiko kesehatan sebelum berkembang menjadi penyakit kritis.
Mengenai latar belakang inisiatif, AIA mengacu pada data organisasi kesehatan internasional yang menyebut rata-rata harapan hidup manusia sekitar 73 tahun, sementara rata-rata periode hidup dalam kondisi sehat sekitar 63 tahun—menunjukkan selisih sekitar 10 tahun ketika seseorang berpotensi mengalami penurunan kesehatan atau penyakit kronis.
Perusahaan menilai kombinasi deteksi dini, edukasi, dan pendampingan kesehatan dapat membantu mengurangi risiko penyakit dan meningkatkan kualitas hidup jangka panjang bagi peserta program.
Ikuti Berita7
