Ahmad Hijazi : Industri Itu Rohnya Batam

by -
Ahmad Hijazi : Industri Itu Rohnya Batam
Ahmad Hijazi saat berbincang-bincang dengan media (Foto : Agung Dedi Lazuardi)

berita7.co.id, BATAM – Perkembangan ekonomi di Batam, menjadi sorotan serius mantan Kadisperindag Kota Batam tiga periode dan juga Mantan Sekda Provinsi Riau serta hingga saat ini aktif sebagai Assessment di beberapa Kementrian Ahmad Hijazi.

Menurutnya, sektor industri di Batam merupakan kunci penting bagi peningkatan ekonomi di Batam, karena kata dia, melalui sektor Industri inilah, variabel-variabel sektor lain ikut bangkit dan berkembang, serta mampu menyumbangkan pendapatan daerah yang cukup besar.

“Kuncinya adalah sektor industri, sejak saya jadi Kadis di Pemko Batam, peningkatan ekonomi di Batam dari Sektor Industri mencapai 65-71 persen, sekarang berkisar 50 persen,jadi kita harus bangkitkan industri, ” Ujarnya di Kawasan Batam Centre, Jumat (03/07/2020).

Lanjutnya Hijazi, sektor industri memiliki struktur panjang, yang berimbas pada sektor lain, seperti kebutuhan bahan baku, SDM dan membutuhkan sektor pendukung lainnya.

“Termasuk sektor orientasi jasa kepelabuhanan dan sangat berkaitan dengan jasa keuangan, ” Jelasnya.

Untuk itu kata Hijazi, pasca pandemi inilah momentum untuk mempersiapkan berbagai konsep strategis untuk merecovery segala aspek agar Batam bisa menghadapi pertumbuhan ekonomi kedepannya ditengah era globalisasi industri 4.0.

“Inilah momentum starttingnya, Industri itu merupakan roh Batam, apalagi diera 4.0,bahkan negara lain sudah memikirkan industri 6.0,jadi industri di Batam ini tak boleh ditinggalkan, apapun itu kondisinya, ” Tegasnya.

Disinggung terkait pencalonannya sebagai Bakal Calon Walikota Batam. Hijazi mengaku terjun kedunia politik merupakan murni panggilan hati, tanpa ada embel-embel motif kekuasaan sama sekali, hingga saat ini pihaknya intens melakukan komunikasi terhadap partai politik, terutama Partai Golkar.

“Saat ini saya tengah melakukan komunikasi politik dengan partai pengusung yaitu golkar, yang memiliki tujuh kursi, saya bukan politikus saya PNS, tapi komunikasi politik terus saya lakukan, ” Tutupnya.

Agung Dedi Lazuardi